Sedia Asuransi Sebelum Hilang

 

Rating: 

No votes yet

Perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu terus mengalami perbaikan yang signifikan. Hal ini terbukti dari tingginya tingkat pertumbuhan ekonomi, yakni rata-rata diangka 6%. Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan perekonomian Indonesia diperkirakan akan mampu tumbuh diangka 5,8% di tahun 2014.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia diangka 5,8% di rasa wajar oleh berbagai kalangan, mengingat Indonesia memiliki berbagai potensi untuk dipergunakan dalam rangka menumbuhkan perekonomian.  Diantara potensi yang dimiliki adalah jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 240 juta jiwa dan melimpah ruahnya sumber daya alam.

Indonesia kini menjadi salah satu negara yang mulai dilirik oleh berbagai macam investor asing. Negara-negara tetangga pun sudah mulai membicarakan ekonomi Indonesia di kancah dunia internasional atas prestasinya mampu tumbuh secara stabil untuk beberapa tahun belakangan ini.

Perekonomian Indonesia yang baik ini ternyata juga berdampak pada meningkatnya tingkat kesejahteraan masayarkat.  Credit Suisse menyatakan, di tahun 2013 Indonesia memiliki 123 ribu miliarder. Perbaikan perekonomian Indonesia nantinya membuat jumlah orang kaya di Indonesia mencapai pertumbuhan sebesar 57% atau menjadi sebanyak 194 ribu orang dalam kurun waktu 5 tahun dari sekarang.

Meningkatnya tingkat kesejahteraan masyarakat Indonesia berdampak pada meningkatnya produk-produk kebutuhan, yang salah satunya adalah kepemilikan mobil. Hampir seluruh masyarakat Indonesia memiliki keinginan untuk mempunyai mobil. Masyarakat merasa lebih nyaman dan aman menggunakan mobil untuk berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain.

Tingginya minat masyarakat atas kepemilikan mobil ditenggarai dikarenakan moda transportasi umum di Indonesia masih perlu perbaikan signifikan. Pemerintah dinilai masyarakat masih mengoperasionalkan moda transportasi yang tidak layak pakai dan tidak nyaman digunakan. Sayangnya, keluhan masyarakat masih belum diakomodasi secara optimal oleh pemerintah.

Industri otomotif memandang persoalan moda transportasi umum yang tidak optimal tersebut sebagai peluang bisnis. Perusahaan otomotif berlomba-lomba meluncurkan berbagai jenis mobil yang diperuntukkan bagi semua lapisan masyarakat. Masyarakat pun menyambut gembira dengan cara membeli mobil yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan.

Namun, pemerintah justru mendapat persoalan dari tingginya permintaan masyarakat akan kepemilikan mobil. Masyarakat yang membludak untuk membeli mobil memiliki dampak dari sisi peningkatan inflasi dan semakin parahnya tingkat kemacetan di Ibukota DKI Jakarta. Pemerintah belum mengimbangi permintaan masyarakat atas kepemilikan mobil dengan pembangunan infrastruktur jalan.

Pemerintah yang belum optimal membangun infrastruktur mau tidak mau harus merasakan kenyataan bahwa meningkatnya tingkat kesejahteraan masyarakat berdampak terhadap pertumbuhan jumlah mobil di Kota Jakarta. Pemerintah dan masyarakat kini merasakan akibat dari meledaknya kepemilikan mobil yang tidak diimbangi dengan ketersediaan infrastruktur jalan.

Meski tingkat kesejahteraan masyarakat Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan namun minat masyarakat untuk mengasuransikan mobil masih belum signifikan. Penetrasi industri asuransi sendiri masih dibawah 5% sekarang ini. Industri asuransi dituntut untuk mampu memperbesar penetrasi tersebut dengan cara menyediakan produk asuransi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Pentingnya Berasuransi

Masyarakat Indonesia perlu menyadari arti pentingnya asuransi, terutama asuransi kendaraan. Pasalnya, seseorang yang memiliki mobil tidak pernah mengetahui kapan bencana itu datang. Mobil yang dimiliki bisa kapan saja dan dimana saja bersentuhan dengan suatu bencana, entah spion hilang, badan mobil penyok akibat bersenggolan dengan mobil lain, dan lain-lain.

Perusahaan asuransi hadir untuk menyebar risiko yang diterima seseorang. Seseorang akan sangat merasakan sakit hati jika mobil kesayangannya justru hilang karena dicuri oleh seseorang yang tidak bertanggungjawab. Namun, sakit hati tidak terlalu dalam jika seseorang itu menyebar risikonya bersama dengan perusahaan asuransi.

Masyarakat tentu kebingungan bila mobil kesayangannya hilang. Pertanyaan seperti, harus dicari kemana mobil itu? Kemana Saya melaporkan atas hilangnya mobil Saya? Atau Saya harus bagaimana? Akan bermunculan. Tentu seseorang sulit berpikir jernih ketika berada pada posisi seperti ini.

Salah satu manfaat yang bisa dirasakan masyarakat dari perusahaan asuransi ketika mobil hilang adalah segala sesuatunya diurus oleh perusahaan asuransi. Seseorang yang menjadi pemegang polis di salah satu perusahaan asuransi tidak perlu repot-repot melaporakan ke kantor polisi atau mencari mobil yang hilang ke ‘orang pintar’. Masyarakat cukup melaporkan ke perusahaan asuransi dan selebihnya perusahaan asuransi akan melakukan investigasi atas kehilangan tersebut.

Namun, sebelum melaporkan ke perusahaan asuransi maka masyarakat harus memastikan bahwa surat-surat tentang mobil ada ditangan, terutama STNK mobil atau BPKB. Kedua surat ini penting agar kepengurusan mobil yang hilang lebih mudah menjalani proses, baik di perusahaan asuransi maupun di Kepolisian.

Masyarakat perlu memahami bahwa memiliki mobil tidak menyelesaikan berbagai persoalan tapi akan muncul persoalan baru jika masyarakat tidak menyadari pentingnya mengasuransikan kendaraan yang dimiliki. Masyarakat perlu menyadari bahwa perlu sedia asuransi sebelum mobil hilang.

Sumber dari iMoney Indonesia

 

 

Hubungi Kami

Juragan Mobil Bekas

Jl. Nunyai Indah Blok B NO. 3f
Bandar Lampung, Lampung,  35144
Indonesia

Email : admin@juraganmobilbekas.com
Phone: +6287-8775-0234

Silahkan hubungi kami melalui form kontak

Automobile Blogs